IBX59EBBE025AF03 Cara Kerja Meteran Laser - News 199 - News 199

Cara Kerja Meteran Laser

Friday, April 21st 2017. | Teknologi

Suatu meteran laser mengirimkan denyut sinar laser ke sasaran dan mengukur waktu yang ditempuh untuk memantulkan kembali. Pada jarak sampai 30 meter, keakuratannya kurang lebih 3 mm. Proses pada perangkat ini memungkinkan untuk menambahkan, mengurangi, menghitung area dan isi. Bahkan Anda dapat mengukur jarak dari kejauhan.

Jika dibandingkan dengan pita meteran, maka meteran laser ini menang dalam segala hal, yaitu dari kecepatan, keakuratan, keselamatan, kenyamanan, fungsi dan fleksibilitas. Sedangkan jika dibandingkan dengan perangkat pengukur dengan ultrasonik, fitur-fiturnya sama, tetapi lebih akurat menggunakan laser.

Prinsip Dasar

Meteran laser ini mengirim pulsa sinar yang difokuskan pada sasaran dan mendeteksi pantulan. Meteran ini mengukur waktu antara dua peristiwa tersebut dan mengkonversinya menjadi jarak. Rumusnya sangat sederhana: Jarak = ½ (Kecepatan x waktu). Namun demikian kecepatan cahaya adalah 300 ribu km per detik, sehingga untuk memecahkan perbedaan 1 cm, meteran ini harus mengukur interval waktu dari urutan satu per satu miliar detik. Tetapi jangan khawatir, teknologi ini cukup mumpuni dan handal.

Meteran Ultrasonik bekerja dengan prinsip serupa, tetapi bukan memakai cahaya melainkan suara dengan nada yang terlalu tinggi untuk didengar telinga manusia. Kecepatan suara hanya sekitar 1/3 km per detik, sehingga pengukuran waktu lebih mudah.

Mengapa Tidak Menggunakan Pita Pengukur

Meteran laser akurat dalam beberapa mili meter, tentu saja menyamai pita pengukur untuk jarak yang lebih besar. Dan jalur selalu tepat lurus, tidak berbelok atau mengendor. Anda pun memiliki pilihan unit dan tak ada risiko salah baca karena ada tanda peralihan pada pita pengukur.

Sementara ketika menggunakan meteran laser digital dapat dilakukan jauh lebih cepat. Cukup tunjuk, klik dan hasil langsung tampil di layar di hadapan Anda. Tugas selesai hanya dalam waktu sebentar jika dibandingkan menggunakan pita pengukur.

Anda tidak perlu jalan mondar mandir atau dibantu orang lain di ujung yang lain. Kelebihan dari alat ini adalah dapat digunakan hanya dengan satu tangan, sehingga tangan lainnya bisa digunakan untuk membawa benda lain seperti komputer atau catatan kecil.

Dengan lampu latar layar dan laser Anda bisa mengukur jarak dengan kondisi pencahayaan yang buruk. Tidak perlu menunggu hingga pagi hari untuk mendapatkan penerangan.

Jika Anda tak memiliki akses ke ujung rentang pengukuran yang jauh maka hanya sinar laser yang dapat melakukannya. Maka Anda tak perlu khawatir dengan rintangan di tanah, dan bahkan dengan benda yang lebih besar seperti pipa atau kabel. Jika ada suatu jalur pandangan ke sasaran Anda dan dalam rentang yang masih terjangkau, maka Anda dapat dengan cepat mengetahui pasti seberapa jauh jarak tersebut.

Untuk alasan yang sama, Anda dapat mengukur ke atas tanpa harus memanjat ke langit-langit atau bagian atas gedung. Sehingga meteran laser juga menghadirkan keuntungan keselamatan. Tak perlu lagi menaiki tangga atau menginjak permukaan basah untuk melakukan pengukuran.

Keuntungan dari keselamatan dan fleksibilitas biasanya sangan berharga pada lingkungan berbahaya. Dan tidak ada kesempatan untuk melakukan tugas tersebut hanya dengan pita pengukur. Hanya meteran laser yang bisa.

Laser vs Ultrasonik

Meteran ultrasonik tentunya memiliki keuntungan yang sama dengan yang dinikmati oleh Meteran Laser yang bisa dioperasikan oleh satu orang saja. Namun demikian ultrasound kurang akurat, karena suara lebih susah untuk fokus jika dibandigkan dengan sinar laser.

Namun demikian harga meteran ultrasonik bisa lebih murah, namun biaya ketidak akuratan dan batasan-batasannya jauh lebih besar.

tags: ,