IBX59EBBE025AF03 Andi Arsyil Batalkan Niat Vakum Dari Dunia Sinetron - News 199 - News 199

Andi Arsyil Batalkan Niat Vakum Dari Dunia Sinetron

Tuesday, March 28th 2017. | Selebriti

Sinetron Tukang Bubur Naik Haji the Series memang membuat Andi Arsyil bermain sinetron stripping dengan jangka waktu yang terbilang cukup lama yakni 5 tahun. Hal ini ternyata sempat membuatnya jenuh. Hal ini pun membuatnya memiliki niat untuk vakum sementara dari dunia yang telah membesarkan namanya tersebut dan hanya fokus mengambil tawaran bermain film saja. Akan tetapi, dirinya pun harus membatalkan niatnya tersebut karena para fans banyak yang memintanya untuk kembali tampil di layar kaca.

Kepindahan SinemArt ke SCTV lantas membuat banyak sinetron mereka harus diakhiri tayangannya di RCTI. Hal ini pun juga termasuk untuk sintron Tukang Bubur Naik Haji the Series yang mendapuk Andi Arsyil berpasangan dengan Citra Kirana. Sinteron ini pada dasarnya membuat Andi Arsyil selama lima tahun belakangan berhadapan dengan lokasi syuting sinetron stripping dari pagi hingga datang pagi kembali. Hal ini ternyata membuat Andi Arsyil merasa bosan dan berniat untuk sebentar beristirahat. Inilah yang menjadi alasan mengapa Andi Arsyil tidak ingin pihak SinemArt ke SCTV.

“Saya kan lahir dari dunia film. Debut perdana film saya Ketika Cinta Bertasbih. Yang mengadakan RCTI dan Sinemart. Karena dari 2009 enggak main film, habis Tukang Bubur Naik Haji saya main film lokasi berjudul Molulo,” ungkap Andi Arsyil, dilansir Tabloid Bintang (27/3).

Pada awalnya, memang Andi berniat untuk kembali ke dunia film, dimana hal ini karena memang masyarakat awalnya lebih mengenal dirinya sebagai pemain film dengan judul “Ketika Cinta Bertasbih”. Namun akhirnya banyak sekali para penggemar yang menginginkannya untuk kembali bermain sinetron. Desakan dalam jumlah yang banyak inilah yang membuat Andi pun akhirnya luluh. Dirinya pun kemudian menerima tawaran bermain sinetron kembali di sebuah sinetron berjudul “Dunia Terbalik” yang diproduksi oleh MNC Pictures.

“Ada yang bilang pada saya: Elu ngapain, sih mikirin penonton. Saya kemudian kembali ke visi misi saya. Saya coba memosisikan sebagai seorang profesional. Apa pun yang saya bikin, jadi tanggung jawab saya kepada penonton,” paparnya.

tags: ,